Ketika Orang Baik Mulai Takut Masuk Sistem
Kasus yang menyeret nama seperti Nadiem Makarim dan Ibrahim Arief membuat banyak orang mulai bertanya dalam hati, “Masih pantaskah orang jujur masuk ke dalam sistem?” Pertanyaan itu terdengar emosional. Tapi jujur saja, banyak anak muda berprestasi mulai memikirkan hal yang sama. Di negeri ini, kita sering diajarkan untuk sekolah tinggi, punya integritas, lalu kembali mengabdi untuk bangsa. Tapi realitanya, tidak sedikit orang yang masuk dengan niat baik justru pulang membawa luka, tekanan, bahkan tuduhan. Akhirnya banyak orang hebat memilih diam. Bukan karena tidak cinta negara. Tapi karena takut menjadi korban dari permainan yang tidak mereka pahami. Kalimat yang dulu terdengar seperti candaan, hari ini terasa makin nyata, “Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Indonesia kekurangan sistem yang menghargai kejujuran.” Yang menyedihkan bukan ketika orang korup masuk ke sistem. Yang lebih menyedihkan adalah ketika orang baik mulai merasa tidak ada tempat untuk mereka. Lalu muncullah b...